Aksata Pangan
DONASI SEKARANG
Hero Background

Bank Makanan Pertama di Medan, Sumatera Utara dan Pulau Sumatera yang Menghubungkan Surplus Pangan dengan Mereka yang Membutuhkan

Aksata Pangan adalah food bank pertama di Sumatra yang berbasis di Medan. Berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti #TakTerputus, Aksata Pangan hadir untuk menyelamatkan makanan berlebih dari berbagai sumber rantai pasok pangan dan mendistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan untuk memastikan siklus pangan #TakTerputus.

Visi

Memastikan bahwa setiap makanan sampai ke piring orang yang membutuhkan

Misi

Menjadi katalisator dalam komunitas rantai pasok makanan untuk menciptakan sistem pangan #TakTerputus

Nilai-Nilai Kami

Nilai-Nilai yang Kami Junjung

Kolaborasi

Kolaborasi

Membangun kemitraan lintas sektor sebagai fondasi kerja food bank dengan keyakinan bahwa tantangan pangan hanya dapat diatasi melalui kolaborasi.

Pemberdayaan

Pemberdayaan

Memberdayakan penerima manfaat, mitra, relawan, dan tim internal agar memiliki kapasitas dan martabat dalam sistem pangan.

Keberagaman & Inklusivitas

Keberagaman & Inklusivitas

Menjamin akses pangan yang adil dan setara tanpa diskriminasi, dengan menghormati keragaman konteks sosial dan budaya.

K#F34C31ibilitas

K#F34C31ibilitas

Menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam tata kelola, operasional, dan pelaporan.

#TakTerputus

#TakTerputus

Mewujudkan sistem pangan yang berkelanjutan secara sosial, ekonomi, dan lingkungan, sehingga dampak Aksata Pangan dapat terus berlanjut.

Nonpartisan

Nonpartisan

Menjaga independensi dari kepentingan politik, agama, maupun golongan tertentu, agar bantuan pangan dapat menjangkau seluruh masyarakat tanpa pandang bulu.

Memastikan Siklus Pangan #TakTerputus

Fokus Aksata Pangan

Aksata Pangan berfokus pada dua isu utama yang saling berkaitan: susut dan sisa pangan serta kesenjangan pangan. Melalui penyelamatan dan penyaluran pangan, kami berupaya memastikan makanan yang masih layak tidak berakhir ke tempat pembuangan akhir tetapi terus memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.

1. Susut dan Sisa Pangan

−

Aksata Pangan berupaya mengurangi susut dan sisa pangan dengan menyelamatkan makanan berlebih yang masih layak konsumsi. Makanan tersebut kemudian dikelola dan disalurkan agar tidak terbuang sia-sia dan tetap memberikan manfaat.

2. Kesenjangan Pangan

+

Aksata Pangan berupaya menjembatani kesenjangan akses pangan dengan menghubungkan makanan berlebih dengan masyarakat yang membutuhkan. Melalui distribusi pangan, kami memastikan pangan terus bergerak dan manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak orang.

Fokus Aksata Pangan
Cara Kerja Kami

Menjaga Pangan Aman Sampai Tujuan

Sistem Kerja Aksata Pangan
Sejarah & Milestone

Jelajahi Perjalanan Kami

2018

2018

Berawal Atas Dasar Ingin Bersedekah

Pada Juni 2018, komunitas ini mulai membagikan sedekah makanan di masjid-masjid sebuah langkah kecil yang kelak menjadi cikal bakal gerakan penyelamatan pangan.

2019

2019

Melihat Peluang di Balik Masalah Telur Yang Terlalu Kecil

Donasi telur-telur kecil yang sebenarnya masih layak dikonsumsi namun tidak bisa masuk ke pasar membuka mata akan isu yang ternyata dekat dengan masyarakat. Dari sana, mulai dicari tahu lebih dalam soal persoalan sampah makanan dan kesenjangan pangan, sekaligus melihat peluang untuk turut mengambil peran menyelesaikannya.

2020

2020

Riset Kelayakan Model Bank Pangan di Tengah Pandemi

Pandemi COVID-19 mempercepat urgensi krisis pangan sekaligus membuka pintu kolaborasi baru. FTS menerima donasi makanan dari salah satu perusahaan Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) terbesar di Indonesia, lalu mulai melakukan studi kelayakan (feasibility study) sederhana untuk model bank pangan formal, dengan merujuk pada Food Bank Toolkit milik Global FoodBanking Network (GFN).

2021

2021

Resmi Berbadan Hukum dan Bergabung dengan Jaringan GFN

Pada Juni 2021, komunitas ini berubah bentuk menjadi organisasi resmi berbadan hukum bernama Yayasan Aksata Pangan Indonesia. Di tahun yang sama, Aksata Pangan mulai mengajukan diri untuk menjadi anggota Global FoodBanking Network (GFN) dan menandai langkah pertama untuk menjadi bagian dari jaringan bank pangan yang beroperasi di lebih dari 50 negara di dunia.

2022

2022

Kolaborasi Multi-pihak dan Program Berskala Nasional

Aksata Pangan meraih pendanaan pertama melalui dana hibah dari program YSEALI Seeds for the Future untuk program Food Heroes, sekaligus mendapat dukungan dari salah satu angel donor untuk biaya operasional serta menyewa kantor dan gudang (hub). Aksata Pangan juga resmi menjadi bagian dari GFN untuk New Food Bank Development Program, sekaligus bergabung sebagai Associate Signatories GRASP 2030.

2023

2023

Naik Kelas Menuju Program Akselerator GFN

Aksata Pangan berhasil masuk ke tahap dari program pendampingan awal (New Food Bank Development) menuju GFN Accelerator Program. Pada tahun ini Aksata Pangan menjadi salah satu anggota konsorsium (Samosir Mallatam) yang berhasil memenangkan program integrasi pengelolaan sampah dan pemanfaatan pangan lokal untuk memberikan nilai tambah ekonomi bagi kelompok desa di kawasan Danau Toba, hasil kerja sama dengan GoTo Impact Foundation.

2024

2024

Memasuki Tahap Pertama GFN Accelerator Program

Sebagai bagian dari GFN Accelerator Program, Aksata Pangan mendapatkan program pendampingan sekaligus pemberian dana hibah dari Global FoodBanking Network untuk memperkuat kapasitas kelembagaan bank pangan. Tahap pertama ini berlangsung sejak Mei 2024 hingga Januari 2026, ditandai dengan rangkaian pelatihan intensif dan dukungan pendanaan untuk memperkuat operasional serta memperluas jangkauan distribusi pangan.

2025

2025

Menjalin Kemitraan Strategis dengan Badan Pangan Nasional

Aksata Pangan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Pangan Nasional, sebuah langkah penting untuk memperkuat sinergi antara upaya penyelamatan pangan berlebih yang dilakukan Aksata Pangan dengan kebijakan ketahanan pangan di tingkat nasional.

2026

2026

Melanjutkan ke Cohort Kedua GFN Accelerator Program

Memasuki babak baru pendampingan, Aksata Pangan melanjutkan ke cohort kedua GFN Accelerator Program yang berlangsung dari Februari 2026 hingga Januari 2027, dengan dukungan pendanaan lanjutan dari GFN untuk terus memperkuat kapasitas dan keberlanjutan program. Pada tahap ini, Aksata Pangan juga memperluas kapasitas operasional dengan memindahkan Aksata Pangan Hub ke bangunan yang lebih luas dari sebelumnya.

Legalitas & Formalitas

Legalitas Hukum Yayasan

Yayasan Aksata Pangan Indonesia beroperasi secara resmi dan sah di bawah hukum Republik Indonesia.

Yayasan Aksata Pangan Indonesia

Aksata Pangan secara resmi telah terdaftar dengan nama Yayasan Aksata Pangan Indonesia pada Juni 2021, sesuai dengan Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI tanggal 25 Juni 2021 nomor AHU-00015457.AH.01.04.

Dokumen Legalitas Aksata Pangan
Prioritas Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)

Aksata Pangan Turut Berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Melalui berbagai inisiatif dan programnya, Aksata Pangan turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya pada tiga tujuan yang selaras dengan upaya penyelamatan pangan dan pemenuhan akses pangan bagi masyarakat.

Tanpa Kelaparan

Tanpa Kelaparan

Aksata Pangan berupaya meningkatkan akses pangan bagi masyarakat yang membutuhkan dengan menyelamatkan dan menyalurkan makanan berlebih yang masih layak konsumsi kepada mereka yang mengalami keterbatasan akses pangan.

Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab

Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab

Aksata Pangan berupaya mencegah makanan terbuang sia-sia melalui penyelamatan dan pengelolaan makanan berlebih yang masih layak konsumsi untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Aksi Iklim

Aksi Iklim

Aksata Pangan berupaya mengurangi dampak lingkungan dari sampah makanan dengan mencegah makanan yang masih layak konsumsi berakhir di tempat pembuangan akhir. Upaya ini berkontribusi pada pengurangan timbulan sampah makanan dan emisi gas rumah kaca.

Kenali Program-Program Aksata Pangan

Dari penyelamatan pangan surplus hingga distribusi ke komunitas rentan, lihat bagaimana kami menjaga sistem pangan #TakTerputus

↑